Kordiv. HPS Bawaslu Kota Bogor, Firman Wijaya Menjadi Juri Pada Babak 8 Besar UNIDA Law Fair 2026
|
Kota Bogor, 18 Juni 2026 – Komisioner Bawaslu Kota Bogor yang membidangi Hukum dan Penyelesaian Sengketa (HPS), Firman Wijaya, hadir sebagai juri dalam ajang Lomba Debat Hukum pada Universitas Djuanda Law Fair 2026 yang diselenggarakan di Universitas Djuanda Bogor, Kamis (18/06/2026).
Pada kesempatan tersebut, Firman Wijaya bertugas melakukan penilaian terhadap peserta yang telah berhasil melaju hingga babak delapan besar. Kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi hukum, serta membangun budaya diskusi yang konstruktif.
Firman Wijaya menilai bahwa kegiatan debat hukum memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang mampu menganalisis berbagai persoalan secara objektif dan berdasarkan landasan hukum yang kuat. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan argumentasi secara sistematis merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan demokrasi dan penegakan hukum.
Kehadiran Bawaslu Kota Bogor dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dan peran aktif lembaga dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya di bidang hukum dan demokrasi. Melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan akademik, Bawaslu Kota Bogor berupaya mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu hukum, demokrasi, dan kepemiluan.
Universitas Djuanda Law Fair 2026 menjadi salah satu ruang strategis untuk mempertemukan gagasan-gagasan kritis dari mahasiswa berbagai daerah. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang mampu berkontribusi positif dalam pembangunan hukum dan penguatan demokrasi di Indonesia pada masa yang akan datang.