Bawaslu Kota Bogor Perkuat Sinergi Hadapi Pemilu Mendatang
|
Kota Bogor, 26 Juni 2026 - Bawaslu Kota Bogor memperkuat sinergi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Kota melalui kunjungan silaturahmi ke Kapolresta Bogor Kota yang baru, Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., di Polresta Bogor Kota. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergitas antar lembaga sekaligus membahas kesiapan menghadapi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan pada periode mendatang. Jum’at (26/06/2026)
Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna, beserta Anggota Bawaslu Kota Bogor Firman Wijaya dan Supriantona, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Bogor Evan Septian. Kehadiran jajaran Bawaslu Kota Bogor ini disambut langsung oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro beserta jajaran Polresta Bogor Kota.
Dalam pertemuan tersebut, selain menjadi ajang silaturahmi dengan Kapolresta yang baru menjabat, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai langkah dalam memperkuat koordinasi kelembagaan guna menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran proses demokrasi di Kota Bogor.
Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna, menyampaikan bahwa sinergi antara Bawaslu dan kepolisian merupakan salah satu faktor dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang aman, tertib, dan berintegritas. Dengan komunikasi yang terjalin sejak masa non-tahapan menjadi modal untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang mungkin muncul menjelang tahapan Pemilu.
"Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang baik dengan jajaran Polresta Bogor Kota. Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan dalam rangka mengawal demokrasi di Kota Bogor," ujar Herdiyatna.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Bogor juga menyampaikan sejumlah gambaran mengenai agenda kelembagaan yang sedang berjalan pada masa non-tahapan. Berbagai program pengawasan, penguatan partisipasi masyarakat, pendidikan demokrasi, hingga pemutakhiran data partai politik menjadi bagian dari persiapan menuju tahapan Pemilu berikutnya.
Anggota Bawaslu Kota Bogor, Firman Wijaya, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor perlu dibangun sejak dini agar memiliki persepsi yang sama dalam menjaga kualitas demokrasi. Kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum akan memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan selama proses kepemiluan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Bogor, Supriantona, menambahkan bahwa dukungan dari unsur kepolisian sangat dibutuhkan, tidak hanya saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dalam berbagai kegiatan kelembagaan pada masa non-tahapan. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan dapat diantisipasi sejak awal melalui langkah-langkah pencegahan.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, menyambut baik kunjungan jajaran Bawaslu Kota Bogor. Polresta Bogor Kota akan terus bersinergi dengan seluruh penyelenggara pemilu dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan agenda demokrasi nasional maupun daerah.
Keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, melainkan memerlukan kerja sama seluruh elemen termasuk kepolisian, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai langkah-langkah koordinasi yang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang efektif untuk menghadapi berbagai dinamika penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
Selain membahas aspek pengamanan, pertemuan ini juga membahas pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap demokrasi yang jujur dan adil. Sinergi antara Bawaslu dan Polresta diharapkan dapat menciptakan iklim kondusif yang mendukung pelaksanaan setiap tahapan pemilu secara berintegritas, jujur, dan adil.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Bawaslu Kota Bogor untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kemitraan yang terjalin diharapkan dapat mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan serta memperkuat upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan konflik kepemiluan.