Lompat ke isi utama

Berita

Audiensi Dengan BKAD Kota Bogor, Bawaslu Kota Bogor Sampaikan Amanat Karo Keuangan BMN Bawaslu RI

Audiensi Dengan BKAD Kota Bogor, Bawaslu Kota Bogor Sampaikan Amanat Karo Keuangan BMN Bawaslu RI

Bawaslu Kota Bogor melakukan audiensi dengan BKAD Kota Bogor membahas pencairan hibah non tahapan dan penguatan demokrasi pada masa non tahapan, Rabu (24/06/2026).

Kota Bogor, 25 Juni 2026 – Bawaslu Kota Bogor melakukan audiensi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor pada Rabu (24/06/2026) di Kantor BKAD Kota Bogor. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempererat silaturahmi antarlembaga sekaligus melakukan koordinasi terkait dukungan hibah non tahapan untuk pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan kepemiluan di Kota Bogor.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bogor bersama jajaran dan diterima oleh perwakilan BKAD Kota Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Bogor menyampaikan amanat dari Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Bawaslu RI untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya BKAD Kota Bogor, terkait pencairan hibah non tahapan.

Salah satu hal yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah kebutuhan sarana dan prasarana berupa gedung kantor yang representatif bagi Bawaslu Kota Bogor. Keberadaan gedung kantor yang memadai dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan, pelayanan kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas kelembagaan Bawaslu di tingkat daerah.

Ketua Bawaslu Kota Bogor menjelaskan bahwa meskipun saat ini tidak sedang berada pada masa tahapan Pemilu maupun Pemilihan, Bawaslu Kota Bogor tetap menjalankan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan memperkuat demokrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.

Salah satu program yang terus dilaksanakan adalah Bawaslu Mengajar, yaitu kegiatan sosialisasi yang menyasar pelajar tingkat SMA dan sederajat di Kota Bogor. Melalui program tersebut, Bawaslu memberikan pemahaman mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawasi jalannya proses demokrasi.

Selain itu, Bawaslu Kota Bogor juga menyelenggarakan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) sebagai wadah peningkatan kapasitas masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang kritis, peduli, dan memiliki kesadaran untuk turut menjaga integritas demokrasi.

Melalui audiensi ini, Bawaslu Kota Bogor berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan Pemerintah Kota Bogor, khususnya BKAD, dalam mendukung kebutuhan kelembagaan dan pelaksanaan program-program pengawasan kepemiluan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi serta mewujudkan pengawasan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Bogor.