Ahmad Fathoni Ajak Staf Untuk Tingkatkan Koordinasi dan Kreativitas
|
Kota Bogor, 26 Januari 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bogor kembali menggelar apel rutin pada Senin (26/01/2026) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Bogor. Apel ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta seluruh sekretariat sebagai bagian dari upaya konsolidasi internal dalam menghadapi agenda pengawasan kepemiluan tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv P2HM) Bawaslu Kota Bogor, Ahmad Fathoni, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi serta peningkatan kreativitas seluruh jajaran sekretariat dalam mendukung kinerja kelembagaan.
Ahmad Fathoni menyampaikan bahwa secara hierarki kelembagaan, Bawaslu Kota Bogor merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan Bawaslu Republik Indonesia. Oleh karena itu, setiap instruksi yang dikeluarkan oleh pimpinan di tingkat provinsi maupun nasional harus dilaksanakan secara optimal dan bertanggung jawab.
“Teman-teman secara hirarki kelembagaan kita terhubung dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan Bawaslu RI. Melalui instruksinya, kita diminta untuk merekam setiap kegiatan yang kita lakukan melalui Form Pencegahan Online,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan Surat Instruksi Bawaslu Provinsi Jawa Barat Nomor: 6/PM.00.01/K.JB/01/2026 tentang Instruksi Pencegahan, Pengawasan, Pengawasan Partisipatif, dan Hubungan Antar Lembaga Tahun 2026 yang berlaku bagi seluruh divisi.
Lebih lanjut, Fathoni menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan instruksi tersebut sangat bergantung pada komunikasi dan koordinasi yang intens antar divisi. Menurutnya, keselarasan kinerja hanya dapat tercapai apabila seluruh unsur di Bawaslu Kota Bogor saling bekerja sama dan memahami peran masing-masing.
“Kemudian untuk menunjang hal tersebut tentu diperlukan komunikasi dan koordinasi yang intens antara setiap divisi agar tercapai keselarasan kinerja Bawaslu Kota Bogor,” tambahnya.
Menutup amanatnya, Ahmad Fathoni mendorong seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam menjalankan program-program kelembagaan. Ia berharap kreativitas menjadi nilai tambah dalam meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengawasan partisipatif di Kota Bogor, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Bawaslu.