Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Silaturahmi, Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Bogor Hadiri Buka Puasa Bersama KADIN Kota Bogor

Perkuat Silaturahmi, Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Bogor Hadiri Buka Puasa Bersama KADIN Kota Bogor

Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna (kiri), Ketua KADIN Jawa Barat Almer Faiq R. (Tengah), Anggota Bawaslu Kota Bogor, Supriantona (Tengah), dan Ketua KADIN Kota Bogor Bagus Maulana Muhammad berfoto Bersama saat Tausiyah dan Buka Puasa Bersama KADIN (Kamar Dagang dan Industri Kota Bogor) Kota Bogor. Minggu (08/03/2026)

Kota Bogor, 8 Maret 2026 - Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna dan Anggota Bawaslu Kota Bogor, Supriantona menghadiri undangan Tausiyah dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bogor. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan lintas sektor yang menghadirkan para pengusaha, tokoh organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga sejumlah anggota DPRD Kota Bogor yang bertempat di Graha adin Kota Bogor, Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Kel. Bubulak, Kec. Bogor Barat. Minggu (08/03/2026)

Kehadiran Ketua dan anggota Bawaslu Kota Bogor dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai unsur masyarakat di Kota Bogor. Dalam suasana bulan Ramadan yang sarat nilai kebersamaan, kegiatan ini menjadi momen untuk membangun komunikasi antara lembaga penyelenggara pengawas pemilu dengan para pemangku kepentingan di daerah.

Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna menyampaikan bahwa silaturahmi seperti ini akan memperkuat sinergi antar lembaga dan elemen masyarakat. Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak hanya dibangun melalui proses elektoral semata, tetapi juga melalui hubungan sosial yang baik antar berbagai unsur masyarakat, termasuk dunia usaha.

Acara tausiyah dan buka puasa bersama tersebut juga dihadiri oleh Ketua KADIN Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad, yang dalam sambutannya menyampaikan sejumlah hal penting terkait perjalanan organisasi serta rencana ke depan. Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat KADIN Kota Bogor akan melaksanakan Musyawarah Kota (Muskot), yang menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2026.

Dalam pernyataan penutup, sebuah pesan mengenai nilai kesetiaan dalam berorganisasi. “Kesetiaan itu mahal. Mundur adalah suatu pengkhianatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan motivasi kepada para pengusaha maupun generasi muda yang memiliki minat untuk terjun ke dunia usaha. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Menurutnya, menjadi pengusaha bukan sekadar mengejar keuntungan semata, melainkan juga tentang membangun kepercayaan serta menjaga nilai-nilai moral dalam setiap langkah bisnis yang dijalankan. “Apapun bidang usahanya, seorang pengusaha wajib memiliki integritas. Tanpa integritas, usaha tidak akan bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Bagi Bawaslu Kota Bogor, pesan-pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan nilai-nilai yang dijunjung dalam pengawasan demokrasi. Integritas, loyalitas, serta tanggung jawab merupakan prinsip yang tidak hanya penting dalam dunia usaha, tetapi juga dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu Kota Bogor, Supriantona menyampaikan pandangannya mengenai acara tersebut. Ia menilai bahwa kepemimpinan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedalaman pemahaman terhadap situasi dan tantangan yang dihadapi.

“Seorang nakhoda yang baik bukan hanya pintar mengemudikan kapal, tetapi juga memahami rahasia lautan,” ujarnya,

Di penghujung kegiatan, Bawaslu Kota Bogor juga menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada KADIN Kota Bogor yang akan melaksanakan Musyawarah Kota dalam waktu dekat. Diharapkan proses tersebut dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di Kota Bogor.

Momentum bulan Ramadan pun kembali mengingatkan bahwa kebersamaan, integritas, dan komitmen merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga, baik dalam kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, maupun dalam penyelenggaraan demokrasi.