Kordiv. P2HM Bawaslu Kota Bogor Sampaikan Pentingnya Persatuan Dalam Demokrasi Pancasila
|
Kota Bogor, Kamis 23 Juli 2026 - Komitmen dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila terus dilakukan Bawaslu Kota Bogor melalui berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Bawaslu Kota Bogor, Ahmad Fathoni, sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matsama) Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan Yayasan Nurani Kota Bogor.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/07/2026) di Pondok Pesantren Nurani Kota Bogor tersebut diikuti oleh para siswa baru sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam kesempatan itu, Ahmad Fathoni menyampaikan materi terkait nilai-nilai demokrasi Pancasila serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku perundungan atau bullying.
Menurut Ahmad Fathoni, demokrasi Pancasila mengedepankan prinsip penghormatan terhadap martabat manusia, persatuan, serta semangat gotong royong. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan bullying tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Perilaku bullying bukan hanya merugikan korban secara fisik maupun psikologis, tetapi juga dapat mencederai semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam demokrasi Pancasila,” ujar Ahmad Fathoni di hadapan para peserta kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, toleran, dan menghargai perbedaan. Untuk itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen sekolah, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga para siswa, dalam menciptakan budaya yang saling menghormati dan mendukung satu sama lain.
Lebih lanjut, Ahmad Fathoni mengajak para siswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu menebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan membangun sikap saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan menolak segala bentuk perundungan, para pelajar dapat berkontribusi dalam menciptakan iklim pendidikan yang kondusif bagi kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bogor berharap nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan anti-bullying dapat semakin dipahami serta diterapkan oleh generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang berkarakter, beradab, dan menjunjung tinggi persatuan Indonesia.