Kordiv. HPS, Firman Wijaya Berikan Tausiah Dalam Program Jumat Sehati
|
Kota Bogor, 13 Maret 2026 - Badan Pengawas Pemilu Kota Bogor kembali menggelar program pembinaan internal bertajuk Jumat Sehati dan Jumpa Berlian pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Bogor ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta seluruh staf sekretariat sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan, integritas, dan spiritualitas dalam lingkungan kerja.
Program rutin yang digelar setiap Jumat tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai moral bagi seluruh pegawai. Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Jumat Qolbu”, yang difokuskan pada penguatan aspek spiritual melalui tausiah keagamaan.
Tausiah disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bogor, Firman Wijaya. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk kembali merenungkan nilai-nilai keimanan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pengawasan pemilu.
Firman Wijaya menjelaskan bahwa karakteristik orang beriman telah dijelaskan secara jelas dalam ayat-ayat awal Surah Al-Baqarah dalam Al-Qur'an, khususnya pada Surah Surah Al-Baqarah ayat 1 hingga 5. Dalam ayat tersebut, terdapat sejumlah tanda yang menggambarkan tipologi orang-orang yang bertakwa.
Menurutnya, tanda pertama adalah keimanan terhadap hal-hal yang gaib, yaitu keyakinan terhadap sesuatu yang tidak dapat dilihat secara kasat mata tetapi diyakini kebenarannya. Selain itu, orang beriman juga ditandai dengan kesungguhan dalam mendirikan salat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Ciri berikutnya adalah gemar berinfak atau menyalurkan sebagian rezeki kepada yang membutuhkan. Hal tersebut menjadi wujud kepedulian sosial yang lahir dari keimanan seseorang. Firman juga menekankan pentingnya mempercayai kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur’an serta meyakini adanya hari akhir sebagai bentuk keimanan yang utuh.
Melalui kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian ini, Bawaslu Kota Bogor berharap nilai-nilai spiritual dapat terus tumbuh di lingkungan kerja. Selain meningkatkan kebersamaan antarpegawai, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat integritas dan etika dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu di Bogor.