Lompat ke isi utama

Berita

Kordiv. P2HM, Ahmad Fathoni Jelaskan Peran Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pemilu Pada Peserta Magang

Kordiv. P2HM, Ahmad Fathoni Jelaskan Peran Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pemilu Pada Peserta Magang

Kordiv. Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat berikan seminar tentang peran masyarakat dalam pemilu kepada peserta magang. Senin (23/02/2026)

Kota Bogor, 23 Februari 2026 - Bawaslu Kota Bogor memberikan pendidikan demokrasi dan kepemiluan kepada mahasiswa magang pada Senin (23/02/2026) di Kantor Bawaslu Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kota Bogor dalam meningkatkan literasi politik serta pemahaman generasi muda terhadap sistem demokrasi di Indonesia.

Pada edisi kali ini, materi disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Ahmad Fathoni. Dalam diskusi bertema “Peran Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pemilu”, ia memaparkan berbagai aspek penting terkait prinsip-prinsip dasar pemilu, peran dan kewenangan penyelenggara pemilu, pentingnya partisipasi masyarakat, serta dinamika demokrasi di Indonesia.

Ahmad Fathoni menjelaskan bahwa pemilu yang demokratis harus berlandaskan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal setiap tahapan. Menurutnya, pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.

Selain membahas prinsip dasar, ia juga menguraikan tugas dan fungsi Bawaslu dalam melakukan pencegahan, pengawasan, serta penindakan terhadap dugaan pelanggaran. Mahasiswa magang diberikan pemahaman mengenai proses verifikasi, penanganan laporan, hingga mekanisme penyelesaian sengketa pemilu.

Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para peserta. Beberapa mahasiswa menanyakan peran generasi muda dalam meningkatkan kualitas demokrasi, strategi Bawaslu dalam melakukan verifikasi tahapan pemilu, serta bagaimana sistem politik Indonesia menopang praktik demokrasi yang berkeadilan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ahmad Fathoni menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan pengawas partisipatif. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak bersikap apatis, melainkan aktif terlibat dalam pendidikan politik dan pengawasan pemilu di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bogor berharap mahasiswa magang dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan nilai-nilai demokrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilu yang bersih, transparan, dan berintegritas.